Belajar Dari Bambu

Tahukah Anda bahwa dalam tahun pertama sampai ke-5  pohon bambu pertumbuhannya sangat lambat. Pertumbuhannya hanya beberapa centimeter per tahun. Bahkan tidak keluar dari tanah. Namun setelahnya pertumbuhan tanaman ini tumbuh sangat dahsyat. Hal ini dikarenakan untuk masa persiapan. Dalam menopang batang pohon yang tingginya hinggaa puluhan meter. Tentu saja diperlukan waktu yang tidak sebentar yakni membutuhkan waktu yang lama.

Ketika kita didera masalah dan kesulitan. Kita bisa memaknai apa yang kita alami merupakan persiapan untuk hidup yang lebih gemilang. Belajarlah dari bambu, yang mempersiapkannya tanpa terlihat.

“The hardest part of a rocket to reach orbit is to get through the earth’s gravity”. Bagian terberat agar sebuah roket mencapai orbit adalah saat melalui gravitasi bumi.

Bambusoideae dikenal juga dengan istilah preng atau pring dalam bahasa Jawa. Awi atau tamiang dalam bahasa Sunda. Tabatiko dalam bahasa Ternate, dan ute dalam bahasa Ambon. Tanaman ini juga tidak pernah tumbang dikarenakan terpaan anginkarena fleksibelitasnya yang tinggi. Tanaman ini juga selalu tumbuh bergerombol, yang membuatnya kuat menahan badai.

Mari belajar dari bambu, dengan mempersiapkan diri dengan tenang. Fleksibel dalam segala kondisi dan bekerjasama (gotong royong) agar kita kuat. Hingga mampu mengeksekusi pekerjaan besar.

Baca Juga:

Godongijo Virtual Fieldtrip mempersembahkan pelatihan membuat kerajinan dari bambu. Tempat Pensil dari Bambu, bahan praktik dikirim ke sekolah. Teknis penyampaian secara Virtual (Zoom Meeting) untuk siswa yang sedang Learning from Home. Kegiatan ini dipadukan dengan Flora dan Fauna Corner. Pelajaran virtual ini bisa mengobati kejenuhan siswa karena dipandu oleh kakak pelatih yang ramah dan menyenangkan.

This Post Has One Comment

Tinggalkan Balasan