Perdedaan Kura-kura, Penyu, dan Bulus

Posted by on Apr 27, 2015 in Archieves | 0 comments

kanaan7

Kura-kura adalah reptil berkaki empat dengan ciri khas adanya batok keras dan kaku. Batok ini terdiri atas karapas (bagian punggung) dan plastron (bagian perut). Jadi secara umum, semua kelompok reptil ini, baik kura-kura darat, penyu, bulus, maupun labi-labi dapat disebut kura-kura.

Namun antara ketiganya, dapat juga berbeda satu sama lain. Ordo Testudines, di Indonesia sering kali dibagi dalam tiga kelompok yaitu kura-kura (tortoises), penyu (sea turtles), dan bulus atau labi-labi (freshwater turtles). Dalam bahasa Inggris, kura-kura masih dibedakan lagi menjadi kura-kura darat (land tortoises) dan kura-kura air tawar (freshwater tortoises atau terrapins).

Perbedaan yang dapat terlihat jelas antara ketiganya adalah habitatnya. Perbedaan secara umum antara kura-kura, penyu, dan bulus berdasarkan habitatnya, yaitu :

  • Kura-kura, meskipun dapat hidup di darat dan di air tetapi lebih banyak menghabiskan waktunya di darat ketimbang di air tawar.
  • Penyu, sepenuhnya hidup di air laut dan hanya penyu betina saja yang beberapa tahun sekali ke daratan (pantai) untuk bertelur. Karena itu, penyu kerap disebut juga sebagai kura-kura laut.
  • Bulus atau labi-labi, kebalikan dari kura-kura, lebih banyak menghabiskan waktunya di air tawar ketimbang di darat.

Berdasarkan struktur tubuh, antara kura-kura, penyu, dan bulus dapat dibedakan, meliputi :

  • Karapas. Kura-kura memiliki karapas dua lapis, lapisan luar terdiri dari kumpulan sisik yang keras dan lapisan dalam yang berupa lempeng-lempeng tulang yang tersusun rapat. Penyu tidak memiliki sisik pada karapas melainkan sejenis kulit. Sedangkan labi-labi (bulus) karapsnya tersusun dari tulang rawan yang lebih lunak dibanding karapas kura-kura dan penyu.
  • Kaki. Kaki kura-kura didesain untuk berjalan di darat sehingga memiliki kuku-kuku yang tajam. Sedangkan pada penyu dan bulus, bentuk kakinya menyerupai sirip yang membantunya berenang di air.