Keunikan ular Indonesia

Posted by on Apr 27, 2015 in Archieves | 0 comments

20

Ular adalah reptil yang tak berkaki dan bertubuh panjang. Ular memiliki sisik seperti kadal dan sama-sama digolongkan ke dalam reptil bersisik. Berikut ini beberapa jenis ular yang memiliki keunikan tersendiri diantaranya:

 

  1. Ular Panda Pied

Ular yang memiliki warna kulit tidak biasa ini sering dikenal dengan “Panda Pied” karena warnanya yang terlihat seperti panda. Ular ini tergolong ular mahal dikarenakan keunikan genetiknya. Mutasi genetik ini menyebabkan variasi genetik dari kedua pola dan warna.

  1. Ular Phyton

Ular Python raksasa berumur delapan tahun, dipelihara oleh Full Moon Productions di Kansas City, Amerika Serikat. Ular yang mendapatkan posisinya sebagai ular terpanjang di dunia pada Guinness World Records 2013 (posisi untuk tahun depan), ular ini bernama Medusa, memiliki ukuran panjang tubuh 25 kaki (lebih dari 7 meter). Python atau dikenal juga sebagai sanca kembang, merupakan ular tak berbisa yang berukuran besar. The Guinness Book of World Records pada 1991 mencatat sanca kembang sepanjang 32 kaki (sekitar 10 meter) sebagai ular yang terpanjang (Murphy and Henderson 1997). Namun yang umum dijumpai adalah ular-ular yang berukuran 5 hingga 8 meter. Sedangkan berat maksimal yang tercatat adalah 158 kg (347.6 lbs). Ular sanca termasuk ular yang berumur panjang dan dapat hidup lebih dari 25 tahun.

  1. leptotyphlops

Leptotyphlops adalah genus dari nonvenomous (ular buta) ditemukan di Amerika Utara dan Selatan, sebagian wilayah Afrika, India, dan Barat Daya Asia, panjang ular ini hanya sekitar 10 cm.

  1. Black Mamba

Ular black mamba terkenal karena kegesitannya dalam bergerak. Ular ini dapat bergerak seperti seseorang yang sedang berlari menggunakan sepatu roda. Kecepatannya bisa mencapai 20 km/jam. Ular ini sangat agresif saat ia berada dalam situasi yang tidak menyenangkan baginya. Beda dengan King Cobra yang terlihat defensif jika berada dalam situasi tersebut. Panjang tubuh seekor Black Mamba yang banyak tersebar di Pulau Afrika ini dapat mencapai lebih dari 4.5 meter. Ular ini biasa tinggal di pohon-pohon. Oleh karena itu, banyak orang asli Afrika yang menyebut ular ini sebagai “tree snake“.