Hidroponik Solusi Berkebun Karena Keterbatasan Lahan

Posted by on Apr 16, 2015 in Archieves | 0 comments

1

 

Hidroponik adalah merupakan salah satu media bercocok tanam dengan menggunakan air. Keuntungan bertanam dengan hidroponik yaitu tanaman mendapatkan nutrisi secara optimal dan dapat tumbuh 30% lebih cepat dibandingkan dengan media tanam biasa. Karena akar tidak harus tumbuh dan mencari terus ke dalam tanah sehingga kebutuhan unsur hara terpenuhi melalui media air.

Hidroponik dapat dijadikan solusi permasalahan keterbatasan lahan pada rumah mungil atau rumah susun maupun apartemen. Sifat tanaman hidroponik adalah movable, maksudnya tanaman tersebut mudah untuk dipindahkan.

Tanaman yang ditanam dengan metode hidroponik tidak hanya dapat sekadar menghijaukan rumah. Metode tanam secara hidroponik juga menghasilkan sayur dan buah yang lebih menyehatkan.

Hidroponik cukup mudah untuk diterapkan di rumah. Penanaman dapat dilakukan dengan membuat set tanaman, mulai dari yang hanya terdiri dari 2 pot berdiameter 30 cm, hingga lusinan pot yang diatur secara bertingkat.

Karena hidroponik menggunakan media tanam berupa air, maka ketersediaan air harus terjaga. Sehingga system pengairan harus berjalan secara otomatis.

Berikut ini salah satu model penanaman secara hidroponik :

  1. Deep Flow Technique (DFT)

Akar tanaman pada model ini ditempatkan terendam dalam bak air setinggi 30 – 40 cm. Tidak semua tanaman bisa menggunakan model ini karena akar tanaman terendam seluruhnya.

  1. Drip

Sistem pengairan ini memungkinkan air menetes terus-menerus membasahi media tanam, selanjutnya air langsung diserap akar tanaman. Tanaman yang cocok dengan metode ini adalah tanaman yang tidak tahan tergenang air seperti cabai dan tomat.

  1. Nutrient Film Technique (NFT)

Tanaman diletakkan di dalam pot-pot kecil yang berlubang-lubang dan diisi media sekam bakar. Kemudian pot-pot tersebut di taruh di sebuah bak yang berisi air.

  1. Pasang Surut

Penyiraman dengan sistem ini dilakukan secara berkala dengan timer yang dihubungkan dengan pompa. Pompa ini akan mengalirkan air bernutrisi dari bak penampungan ke pot-pot tanaman. Model penyiraman pasang surut memungkinkan tanaman tergenang air pada waktu tertentu dan ada kalanya kering.

  1. Perbedaan Tekanan

Model sistem pengairan seperti ini menggunakan tabung dengan prinsip yang sama dengan tempat minum di dalam kandang ayam. Gunanya tabung ini adalah untuk mengatur air tetap pada ketinggian yang sama. Jenis sayuran yang cocok adalah kangkung karena tahan terhadap rendaman air.